Ivan Gazidis Berkata AC Milan Lagi OTW Jadi Klub Besar

Saudaraberita - Direktur AC Milan, Ivan Gazidis, mengatakan bahwa timnya sedang bekerja setiap harinya untuk mengembalikan Rossoneri ke derajat semulanya. Harapannya, kemenangan atas Juventus bisa membuat mereka berjalan di jalur yang benar.

Musim ini bisa dikatakan yang paling buruk bagi AC Milan selama mengalami masa kegelapan. Bagaimana tidak, mereka bahkan sampai harus bertengger di peringkat 11 klasemen Serie A dan telah menuai enam kekalahan.

Pergantian pelatih yang dilakukan belum lama ini pun belum terlihat membuahkan hasil. Seperti yang diketahui, Milan memecat Marco Giampaolo hanya dalam kurun waktu empat bulan semenjak diangkat sebagai pengganti Gennaro Gattuso.

Terakhir, mereka harus menerima keunggulan Lazio saat bermain di San Siro akhir pekan kemarin dengan skor 1-2. Belum sembuh rasa sakit usai kalah atas klub asuhan Simone Inzaghi tersebut, mereka kini harus menghadapi sang juara bertahan, Juventus.

'OTW' Menjadi Klub Besar

Pertandingan kontra Juventus akan berlangsung pada hari Senin (11/11) mendatang. Milan akan bermain dengan status tim tamu saat melawat ke Allianz Stadium.

Ini adalah sebuah tes yang besar bagi Milan, mengingat Juventus belum menuai sekalipun kekalahan di dua ajang berbeda pada musim ini. Tapi, Gazidis masih melihat secercah harapan dan yakin bahwa timnya bisa meraup poin penuh dari Bianconeri.

"Kami bermain melawan tim Italia yang terbaik. Saya yakin kami mampu memberikan performa yang kuat saat menghadapi Juventus," ujar Gazidis kepada awak media, seperti yang dikutip dari Football Italia.

"Saya pikir pertandingan semacam ini bisa membantu Milan kembali ke jalur yang tepat untuk menjadi sebuah klub besar," lanjut eks direktur Arsenal tersebut.

Menciptakan Sejarah Baru

Dalam kesempatan yang sama, Gazidis juga mengakui bahwa Milan sedang berupaya untuk membangun sejarah baru. Tentu saja tanpa harus melupakan sejarah yang telah lalu.

"Kami belajar banyak soal sejarah Milan hari ini, namun sebagai sebuah klub kami saat ini ingin menciptakan sejarah baru," tambah pria berumur 55 tahun itu.